Minggu, 08 November 2009

JANGAN PERNAH KENCINGI KUNCUNG SEMAR

Tokoh dlm dunia pewayangan yg bernama Semar saya kira kita sudah tahu semua.Dia merupakan teman dan bapak asuh dari anak Pandu yakni Pendawa.Semar berasal dari para dewa yg memiliki kesaktian serta kekuatan ghaib yg luar biasa.Dia adalah tokoh yg digambarkan sangat bijak,sangat cerdik dan tahu jalan keluar dari setiap kesulitan Pendawa.Dan sering memberi peringatan Pandawa sebelum marabahaya tiba.
Sang tokoh kita berasal dari Karang Dempel.Karang berarti gersang,Dempel mengandung arti keteguhan jiwa.Menurut Dr.Yuyn Boll,nama Semar berasal dari kata SAR yg berarti sinar,jadi semar berarti sesuatu yg bersinar atau sumber dr sumber cahaya.A.W.Sarjana dalam bukunya "Semar Tiwikrama"mengatakan:Ismaya adalah Semar dan Semar adalah Rakyat,Tiwikrama adalah marah.Jadi dengan kata lain Semar Tiwikrama adalh Rakyat marah.
Dalam sebuah cerita sang tokoh pernah marah(Tiwikrama)saat kuncungnya diludahi oleh anak dr Pendawa yaitu Abimanyu.Akibat nya negara goncang(chaos)tak ada yg dapat menanggulanginya.Dalam cerita Ramayana ada juga tokoh yg bernama ANGGODO,ia adalah tokoh kera dari kerajaan Kiskendo putra dari Subali,yg melengserkan tahta Sugriwo dr kerajaan Kiskendo.Kebetulan pantas jika Semar tiwikrama.Sejarah telah memberikan pelajaran bagi kita:Jangan main main dg civil society ataupun dg people power.Penguasa sekuat apapun akan tergilas dan terlindas seperti halnya Marcos di Filipina ataupun Suharto dijaman orba,Seperti apa yg dikatakan oleh ketua MA.Betapa hebatnya dan dahsyatnya energi tiwikrama.Oleh sebab itu jangan pernah main main dengan kekuasaan,karena kekuasaan adalah amandinegri kita ada juga tokoh yg saat ini jadi selebriti yg bernama Anggodo-saya belum klarifikasi apakah Anggodo ini masih ada hubungan darah dg Anggodo bin Subali dr kerajaan kera Kiskenda-tapi yg pasti tingkah polah nya bisa kita lihat sekarang ini melebihi tingkah dr seekor kera.Anggodo ini dengan tingkah nya bukan lagi meludahi kuncung Semar sebagaimana Abimanyu tapi sudah nengencingi kuncungnya.Raden Abimanyu yg "hanya"mengencingi kuncungnya saja akibatnya Semar Tiwikrama dan akibat lebih lanjut negaranya kocar kacir.Dan konon karena ulahnya ini Abimanyu kuwalat:gugur di pertempuran Kurusetra.
Sang Anggodo yg bukan kera ini dg berani tanpa rasa bersalah dengan tidak senonoh pula telah mengencingi kuncung Semar.Akibatnya kita semua tahu Semar tiwikrama.Semar tiwikrama didunia maya dan dijalan jalan seluruh indinesia.Sang tokoh Anggodo dari dunia nyata ini boleh dikata telah kencingi kuncung Semar.Dg keahlian lobby dan uangnya seperti tergambar dlm rekaman yg diperdengarkan diMA,ia dengan leluasa mengobok obok aparat penegak hukum kita.Dia bisa berkomonikasi dn aparat secara langsung bahkan ikut mengatur arah pemeriksaan.Dan anehnya lagi sang selebriti ini masih bebas lepas.ini sungguh melukai rasa keadilan,memalukan sekaligus memilukan.
Melihat keadaan ini sangat ah yg harus dilaksanakan dengan benar.Suara rakyat adalah suara Tuhan,kata sebuah adagium.Wallahu a'lam bisowab

Tidak ada komentar:

Posting Komentar